Sabtu, 30 Agustus 2014

Pengertian Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama. Penduduk yang dimaksud dapat berupa antar perorangan (individu dengan individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara atau pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lain. Bila dibandingkan dengan pelaksanaan perdagangan di dalam negeri, maka perdagangan internasional sangatlah rumit dan kompleks. Kerumitan ini disebabkan oleh faktor-faktor antara lain:
1. Pembeli dan penjual terpisah oleh batas-batas kenegaraan
2. Barang harus dikirim dan diangkut dari suatu negara ke negara lainnya melalui bermacam peraturan seperti pabean, yang bersumber dari pembatasan yang dikeluarkan oleh masing-masing pemerintah.
3. Antara satu negara dengan negara lainnya terdapat perbedaan dalam bahasa, mata uang, taksiran dan timbangan, hukum dalam perdagangan dan sebagainya.

Sebab-sebab Terjadinya Perdagangan Internasional
Beberapa alasan yang menyebabkan terjadinya perdagangan antar negara (perdagangan internasional) antara lain:
1. Revolusi Informasi dan Transportasi
Ditandai dengan berkembangnya era informasi teknologi, pemakaian sistem berbasis komputer serta kemajuan dalam bidang informasi, penggunaan satelit serta digitalisasi pemrosesan data, berkembangnya peralatan komunikasi serta masih banyak lagi.
2. Interdependensi Kebutuhan
Masing-masing negara memiliki keunggulan serta kelebihan di masing-masing aspek, bisa ditinjau dari sumber daya alam, manusia, serta teknologi. Kesemuanya itu akan berdampak pada ketergantungan antara negara yang satu dengan yang lainnya.
3. Liberalisasi Ekonomi
Kebebasan dalam melakukan transaksi serta melakukan kerjasama memiliki implikasi bahwa masing-masing negara akan mencari peluang dengan berinteraksi melalui perdagangan antar negara.
4. Asas Keunggulan Komparatif
Keunikan suatu negara tercermin dari apa yang dimiliki oleh negara tersebut yang tidak dimiliki oleh negara lain. Hal ini akan membuat negara memiliki keunggulan yang dapat diandalkan sebagai sumber pendapatan bagi negara tersebut.
5. Kebutuhan Devisa
Dalam memenuhi segala kebutuhannya setiap negara harus memiliki cadangan devisa yang digunakan dalam melakukan pembangunan, salah satu sumber devisa adalah pemasukan dari perdagangan internasional.

Jumat, 29 Agustus 2014

Pengertian mekanisme pasar

Mekanisme pasar adalah sistem yang cukup efisien didalam mengalokasi faktor produksi dan mengembangkan perekonomian tetapi dalam keadaan tertentu dapat menimbulkan akibat buruk sehingga diperlukan campur tangan pemerintah untuk memperbaikinya.
Beberapa kebaikan Mekanisme Pasar
Mekanisme pasar dapat mengalokasikan faktor-faktor produksi dengan cukup efisien dan dapat mendorong perkembangan ekonomi disebabkan karena ia memiliki beberapa kebaikan yang dijelaskan di bawah ini.
1. Pasar dapat memberi informasi yang lebih tepat
2. Pasar memberi perangsang untuk mengembangkan kegiatan
3. Pasar memberi perangsang untuk memperoleh keahlian modern
4. Pasar menggalakan penggunaan barang dan faktor produksi secara efisien
5. Pasar memberikan kebebasan yang tinggi kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi
Beberapa Kelemahan Mekanisme Pasar
1. Kebebasan yang tidak terbatas menindas golongan-golongan lemah
2. Kegiatan ekonomi sangat tidak stabil keadaannya
3. Sistem pasar dapat menimbulkan monopoli
4. Mekanisme pasar tidak dapat menyediakan beberapa jenis barang
5. Kegiatan konsumen dan produsen mungkin menimbulkan "eksternalitas"

KEGAGALAN PASAR DAN CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
Yang dimaksud dengan kegagalan pasar adalah ketidakmampuan dari suatu perekonomian pasar untuk berfungsi secara efisien dan menimbulkan keteguhan dalam kegiatan dan pertumbuhan ekonomi.

TUJUAN CAMPUR TANGAN PEMERINTAH
Berdasarkan kelemahan-kelemahan dari mekanisme pasar dapat diambil kesimpulan bahwa tujuan dari campur tangan pemerintah adalah untuk:
1. Menjamin agar kesamaan hak untuk setiap individu tetap wujud dan penindasan dapat dihindarkan.
2. Menjaga agar perekonomian dapat tumbuh dan mengalami perkembangan yang teratur dan stabil.
3. Mengawasi kegiatan perusahaan, terutama perusahaan besar yang dapat mempengaruhi pasar agar mereka tidak menjalankan praktek monopoli yang merugikan.
4. Menyediakan "barang bersama" yaitu barang-barang seperti jalan raya, polisi dan tentara. Yang penggunaannya dilakukan secara kolektif oleh masyarakat untuk mempertinggi kesejahteraan sosial masyarakat.
5. Mengawasi agar "eksternalitas" kegiatan ekonomi yang merugikan masyarakat dihindari atau dikurangi masalahnya.

Sabtu, 02 Agustus 2014

Berbagai Pendekatan Terhadap Ilmu Manajemen

1. Empirical case approach (pendekatan berdasarkan kebiasaan)
Dalam hal ini manajemen mempelajari dari sudut sejarahya, asal-usulnya berdasarkan pengalaman-pengalaman yang nyata di masa lalu. Beberapa kasus yang pernah terjadi dianalisa untuk diterapkan pada masa sekarang atau pada masa yang akan datang. Dari analisa itu lalu ditarik kesimpulan dan dijadikan pedoman berpikir dalam menerapkan manajemen.

2. Interpersonal behavior approach (Pendekatan berdasarkan kelakuan antar individu)
Pendekatan manajemen dalam hal ini didasarkan kepada hubungan antara manusia, yakni tingkah laku hubungan manajer dengan bawahan atau tingkah laku hubungan bawahan dengan bawahan sebagai manusia.
Manajer harus menyadari bahwa manajemen tidaklah dilakukan sendiri, justru manajer harus menyebabkan orang lain melakukannya, berdedikasi dan berpartispasi tinggi pada tugas-tugasnya. Jadi topik-topik yang dipersoalkan dalam pendekatan ini adalah human relations, motivasi, kepemimpinan sifat dan tingkah laku manusia, ilmu jiwa sosial, komunikasi dan pelatihan. George R. Terry menyebutkan interpersonal behaviour approach ini sama dengan mazhab behaviour school/mahzab kelakuan.

3. Group behavior approach (pendekatan berdasarkan kelakuan kelompok/mahzab sosial)
Pendekatan psikologi sosial dan berhubungan erat dengan interpersonal behavior yakni suatu studi pola budaya mengenai susunan tingkah laku kelompok manusia (organizational behavior) yang diartikan sebagai sistem, pola hubungan antara manusia di antara kelompok.
Chester I. Barnad : bepenapat bahwa masalah sosial di dalam organisasi meliputi "Attitude, Habits, Pressure dan Conflicts" dalam lingkungan budaya merupakan sumbangan yang berharga bagi manajemen. Misalnya dalam faktor habitat/tolong menolong merupakan dasar dari suatu organisasi. Demikian juga pengaruh internal organisasi terhadap organisasi seluruh merupakan faktor sosial yang merupakan alat pengikat dalam organisasi menjadi satu kesatuan yang kokoh. Demikian juga dengan adanya keingnan untuk distribusi adalah merupakan kekuatan sosiologis dalam manajemen.
Jadi sosiologi dasar yang menyangkut analisa tingkah laku sosial dan kelompok di dalam sistem sosial mempunyai nilai yang sangat berguna bagi studi manajemen.

4. Cooperative Social System approach (Pendekatan sistem keriasama sosial)
Chester I. Barnard mengemukakan bahwa pendekatan ini berasal dari teori sistem atau merupakan bagian dari teori sistem. Chester I. Barnard dianggap sebagai bapak mazhab sistem sosial.
Pendekatan sistem kerjasama sosial sangat berperan dalam manajemen karena semua manajer bekerja dalam suatu sistem terutama sistem sosial. Manajer bergerak memimpin suatu organisasi berdasarkan kerjasama manusia dan kerjasama ini timbul adalah sebagai akibat adanya keterbatasan physic, biologis, phsychology dan sosciology.
Limitasi physic (limitasi alam) diartikan bahwa untuk memenuhi kebutuhan manusia, ia selalu harus berhubungan dengan alam. Misalnya untuk memenuhi kebutuhan akan makanan, ia harus menanam dan dilakukan bersama-sama dengan orang lain.
Jadi alam akan bermanfaat bagi diri manusia apabila manusia bekerja sama dengan manusia lainnya.
Limitasi phychology (ilmu jiwa) adalah bahwa manusia jika dilihat dari aspek ilmu jiwa selalu ingin dihargai, ingin dipuji, ingin dihormati, karena keinginan ini mendorong manusia untuk bekerja sama/hidup berkelompok, sebab kalau hidup sendiri tidak akan ada yang memujinya.
Limitasi Sociology (ilmu sosial) ialah bahwa manusia dilihat dari ilmu sosial adalah makhluk yang tidak dapat hidup sendiri tetapi harus hidup bersama manusia lainnya.
Limitasi biologis, ialah jika dilihat dari ilmu hayat manusia itu relatif lemah dibandingkan dengan batu, besi dan lain-lainnya sehingga untuk memperkuat atau mempertahankan dirinya, manusia harus bekerjasama, bersatu dan mengadakan ikatan dengan manusia lainnya.

5. Socio Technological System Approach (Pendekatan sistem socio teknik)
Pendekatan ini merupakan salah satu aspek dari teori sistem. Menurut Koonzt pendekatan ini merupakan aliran baru dalam manajemen yang dikemukakan oleh E.L.Trist sebagai hasil penelitannya dari pertambangan batu bara di Inggris tahun 1951. E.L. Trist berpendapat bahwa untuk memecahkan masalah sosal dalam manajemen (masalah kerjasama dalam manajemen) tidak cukup kalau hanya melihat dari sistem kerjasama sosial saja seperti yang dikemukkan oleh Chester I. Barnard, tetapi juga terutama di dalam menyelidiki masalah kerjasama untuk meningkatkan produktivitas kerja harus juga melihat the technical system yang menyangkut metoda kerja dan mesin, alat-alat yang dipergunakan untuk melakukan kegiatan tersebut.
Jadi pendekatan ini menyangkut masalah teknis yang methods, machines dan equipment. Meskipun kerjasama baik, tetapi jika methods, machines, dan equipment-nya tidak sesuai maka produktivitas tidak akan meningkat.
Tingkah laku seeorang dan kelompok dipengaruhi pula oleh technical system dimana orang-orang itu bekerja. Pendekatan ini memandang suatu organisasi sebagai dua sistem yaitu : social system dan technical system yang kedua-duanya perlu ada interaksi yang harmonis.
Jadi organisasi dan manajemen yang efektif tidak hanya tergantung pada interaksi yang baik dari orang-orang tetapi juga pada lingkungan teknis dimana mereka bekerja yaitu cara kerja, alat-alat yang dipergunakan, ruangan dan keadaan cahaya dimana mereka bekerja.

6. Decision Theory approach (Pendekatan teori keputusan)
Pendekatan manajemen berdasarkan teori keputusan adalah merupakan pemilihan secara rasional (rational choice) yang dititik beratkan pada keputusan rasional, logis dan ilmiah.
Rational decision adalah pemilihan diantara beberapa alternatif yang merupakan suatu cara tindakan yang berdasarkan keputusan yang diambil secara rasional. Keputusan yang diambil harus menetapkan "apa yang harus dilakukan, bagaimana dan bila mana harus melakukannya"
Pendekatan teori keputusan ini sebenarnya timbul dari para ahli ekonomi misalnya :
Di dalam masalah Consumers Choice Theory yaitu bahwa konsumen harus dapat memilih dari beberapa kebutuhan hidup yang persediaannya terbatas.
Di dalam Profit Maximalization Theory yaitu bahwa harus memilih kegiatan-kegiatan yang paling berdayaguna dan berhasil guna supaya dapat memperoleh laba yang terbesar
Masalah Uncertainly yaitu bahwa seorang pengusaha harus memilih usaha yang resikonya sekecil mungkin.
Di dalam evaluation alternative, yaitu di dalam menentukan aktivitas perusahaan, misalnya dalam menentukan struktur organisasi, reaksi-reaksi psycology dan sosial dari karyawan dan kelompok kerja, memilih tujuan perusahaan dan lain-lain.
Jadi rational didasari oleh alternatif-alternatif kegiatan yang dievaluasi baru kemudian dipilih.

7. Communication Center Approach (Pendekatan pusat komunikasi)
Pendekatan ini merupakan bagian dari teori sistem informasi dan erat sekali berhubungan dengan Decision Theory Approach yang melihat manajer sebagai pusat komunikasi. Keputusan dibuat oleh manajer lalu dikomunikasikan kepada bawahan untuk dilaksanakan kemudian hasil pelaksanaan dikomunikasikan lagi kepada manajer. Jadi manajer berfungsi sebagai peyebar, penerima, penyimpan dan memproses informasi untuk bahan pengambilan keputusan. Tanpa adanya komunikasi sebagai sumber dari informasi manajer tidak dapat mengambil keputusan yang efektif
Pendekatan ini menekankan pentingnya peranan komunikasi bagi manajer seperti halnya pengambilan keputusan dimana kedua-duanya mempunyai peranan penting bagi manajemen yang efektif.
Henry Clay Lingdgren berkata bahwa "Effective Leadership means effective Communication" atau kepemimpinan yang efektif berarti komunikasi yang efektif. Lawrence D. Brennan mengatakan bahwa "Management is communication" atau manajemen adalah komunikasi.

8. Mathematical approach/Management science approach (Pendekatan matematis/pendekatan ilmu manajemen)
Pendekatan ini melihat manajemen sebagai suatu sistem proses dalam model-model matematik. Pendekatan ini dikenal sebagai "Operation Researcher/Operation Analyst" yang mendasarkan pembahasan pada pendekatan matematis dan telah menanamkan dirinya sebagai management scientist.
Jadi dalam pengambilan keputusan selalu dengan bantuan operation research. Operation research merupakan penerapan dari metode ilmiah terhadap masalah-masalah manajemen yang dikemukakan secara kuantitatif.
Metode yang digunakan merupakan metode dengan model-model matematis dari berbagai alternatif yang diharapkan akan memperoleh hasil yang optimal. Tujuan operation research adalah membantu manager dalam mengambil keputusan. Pendapat dari management scientist adalah bahwa apabila management dalam hal ini fungsi organizing, planning, decision making merupakan proses yang logis, maka hal ini dapat dinyatakan dalam hubungan atau simbol-simbol/model-model matematis dan mereka bependapat bahwa apabila seseorang tidak dapat menyatakan sesuatu secara sistematis maka pernyataan itu tidak berguna untuk dikemukakan.
Di dalam rational choice juga harus didasarkan pada angka-angka, misalnya dalam menentukan berapa barang yang harus dipesan oleh perusahaan supaya dapat diperoleh biaya yang terendah.

9. Operation Approach/The Electic Approach
Pendekatan ini adalah pendekatan manajemen yang didasarkan pada seluruh pendekatan di atas. Koontz dan O.Donnel menyusun bukunya berdasarkan Operation Approach dengan mencoba menarik beberapa pengetahuan yang berhubungan dengan manajemen pada pekerjaan manajer.
Approach ini berpendapat bahwa suatu pemusatan pengetahuan yang berhubungan dengan memimpin hanya ada dalam manajemen, meliputi pengetahuan-pengetahuan : teori sistem, ilmu jiwa, sosiologi, teori decision making, teori komunikasi dan matematis.

Jumat, 01 Agustus 2014

Dampak penyalahgunaan IPTEK

Pada Kehidupan Sosial Budaya akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat :
a. Perbedaan kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol. Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women: From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.
b. Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan, kompetisi yang tajam di berbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras. Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatif pada aspek budaya:
- Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi "kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani".
- Kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama, kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret, pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
- Pola interaksi antar manusia yang berubah. Kehadiran komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet) telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.

Kamis, 31 Juli 2014

Dampak Perkembangan dan Penerapan Iptek

Manusia menciptakan teknologi dengan maksud agar hidupnya lebih mudah, praktis, efesien dan tidak banyak mengalami kesulitan. Namun tidak jarang, iptek justru menimbulkan masalah serius bagi kehidupan umat manusia. Petani mungkin banyak terbantu oleh kemajuan teknologi seperti traktor, alat penyemprot dan penyiram tanaman. Namun di sisi lain penggunaan pestisida yang berlebihan juga menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup suatu ekosistem. Jadi bahwa perkembangan dan penerapan iptek tidak selalu membawa dampak posisi juga dampak negatif.
a. Dampak positif bagi Lingkungan Hidup
- Bidang industri
a. Diperluasnya lapangan kerja dengan berdirinya industri atau pabrik baru
b. Perkembangan industri bertambah baik, misalnya dengan penelitian dan pengembangan di bidang industri transportasi, elektronik, dan industri rekayasa.
c. Berkembangnya tanaman sebagai bahan baku industri (kapas untuk industri tekstil, pinus untuk industri kertas)
d. Diciptakannya mesin daur ulang, sehingga sampah sebagai sumber pencemaran lingkungan dapat dikurangi
e. Peningkatan industri ekspor migas dan nonmigas
f. Mendapatkan devisa dari industri pariwisata

- Bidang Pertanian
a. Bertambah varietas baru dan unggul
b. Peningkatan produksi pertanian
c. Dikenal dan dipakainya alat-alat pertanian modern
d. Dikenal sistem pemupukan dan obat-obat hama

b. Dampak Negatif bagi Lingkungan Hidup
- Bidang lingkungan alam :
a. Lahan pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan semakin sempit karena banyak dibangun perumahan
b. Rusaknya lingkugan alam karena dibangunnya industri dan pabrik
c. Terjadinya banjir dan erosi karena penebangan hutan tidak terkendali (al ilegal logging)
d. Untuk pemenuhan kebutuhan primer dan sekundernya manusia mengeksploitasi alam
e. Terjadinya pencemaran udara akibat pembakaran hutan yang menghasilkan CO2 dan CO

Rabu, 30 Juli 2014

IPTEK dan Nilai

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak secara cepat sehingga perlu ditanggapi dan dipersiapkan dalam menghadapi sesuai dengan kebutuhan pembangunan.Teknologi dapat membawa bencana tetapi juga telah terbukti bahwa bagi mereka dapat menolong dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Dalam menghadapi era teknologi modern dan industrialisasi maka dituntut adanya keahlian untuk menggunakan, mengelola, dan senantissa menyesuaikan teknologi-teknologi dan ilmu pengetahuan yang baru. Selain itu sikap netral dan nilai hidup yang harus mengarah terhadap nilai tersebut.
Kesadaran yang timbul di negara barat mengenai akibat-akibat yang ditimbulkan teknologi memang dapat dimengerti. Mereka mulai mempersoalkan nilai-nilai yang dipakai oleh masyarakat di negara berkembang sebaiknya dapat dimanfaatkan. Teknologi di negara maju dan negara berkembang bahwa teknologi hanya menghabiskan sumber-sumber daya alam, pembawa polusi atau pencemaran dan mengakibatkan terjadinya pengangguran.
Teknologi dapat membawa bencana, sebaliknya juga telah terbukti bahwa bagi mereka yang dapat memanfaatkannya, teknologi tersebut dapat menolong mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
Teknologi mempunyai dua komponen utama, yaitu :
- Hardware aspect, meliputi peralatan yang memberikan bentuk pola teknologi sebagai objek fisikal atau material
- Software aspect, meliputi sumber informasi yang memberikan penjelasan mengenai hal-hal peralatan fisik atau material tersebut.

a. Manusia sebagai Subjek dan Objek Pikir
Dengan ilmu dan teknologi tumbuhlah berbagai industri yang hasilnya dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang :
1. Dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan
- Mampu menciptakan alat pertanian yang maju seperti traktor dll. dengan alat tersebut diharapkan manusia dapat bekerja secara efektif dan efisien
- Teknik-teknik pemuliaan dapat meningkatkan produksi pangan seperti ayam ras, ayam broiler, sapi perah dll.
- Teknologi pengolahan pascapanen seperti pengalengan ikan, buah-buahan, daging dll.
2. Dalam bidang kedokteran dan kesehatan
Manusia menciptakan alat-alat operasi mutakhir, bermacam-macam obat dan dapat mengurangi angka kematian.
contoh : Obat yang mengandung unsur radioaktif sangat efektif untuk menyembuhkan penyakit TBC.
3. Dalam bidang telekomunikasi
Manusia telah membuat televisi, radio, telepon yang dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan cepat sehingga penggunaan waktu sangat efisien,
4. Dalam bidang pertahanan dan keamanan
Manusia telah mampu menciptakan alat atau senjata yang canggih sehingga dapat mempertahankan keamanan wilayah dengan baik.

b. Dampak Penyalahangunaan Iptek bagi Kehidupan.
1. Nuklir
Efek yang ditimbulkan adalah terjadinya perubahan struktur zat serta reaksi sehingga merusak sel tubuh.
2. Polusi
Polusi dapat merusak lingkungan. Yang menyebabkan polusi adalah kegiatan industri dalam bentuk limbah, kegiatan transportasi berupa kepulan asap dll.
3. Klonasi/Kloning
Tujuan klonasi adalah:
- Memberi anak pada pasangan yang tidak memiliki anak.
- Mengganti anak yang mati muda dengan anak yang sama ciri-cirinya
- Memperoleh orang dalam jumlah banyak untuk bekerja
4. Efek rumah kaca
Memiliki manfaat yaitu dengan adanya efek rumah kaca, sinar ultraviolet yang dapat membahayakan manusia tidak akan disaring lagi oleh lapisan ozon sehingga akan diam dan bersirkulasi di bumi. Efek rumah kaca disebabkan oleh adanya pencemaran udara yang dapat mengubah suhu udara yang ada.

Selasa, 29 Juli 2014

Komponen biotik

Komponen biotik diantaranya :
- Produsen, kelompok inilah yang merupakan mahluk hidup yang dapat menghasilkan makanan dari zat-zat anorganik, umumnya merupakan mahluk-mahluk hidup yang dapat melakukan proses fotosintesa. Termasuk kelompok ini adalah tumbuhan memiliki klorofil.
- Konsumen, merupakan kelompok makhluk hidup yang menggunakan atau makan zat-zat organik atau makanan yang dibuat oleh produsen. Termasuk ke dalam ini yaitu hewan dan manusia.
- Pengurai adalah mahluk hidup atau organisme yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup yang sudah mati. Oleh pekerjaan pengurai ini zat-zat organik yang terdapat dalam sisa-sisa atau mahluk hidup yang sudah mati. Termasuk kelompok ini adalah kebanyakan bakteri dan jamur-jamur.

Selain itu di dalam lingkungan terdapat faktor-faktor berikut :
- Rantai makanan yakni siklus makanan antara produsen, konsumen, dan pengurai baik di darat, laut, maupun di udara.
- Habitat dimana setiap jenis makhluk hidup memiliki tempat tertentu, dengan keadaan-keadaan tertentu.
- Populasi, menurut batasan dalam ekologi populasi adalah jumlah seluruh individu dari jenis spesies yang sama pada suatu tempat atau daerah tertentu dalam suatu waktu tertentu. Adapun faktor-faktor yang menentukan besarnya populasi adalah : kelahiran menambah jumlah populasi, kematian mengurangi jumlah populasi, perpindahan keluar mengurangi populasi sedangkan perpindahan ke dalam menambah jumlah populasi
- Komunitas, semua populasi dari semua jenis makhluk hidup yang saling berinterakasi di suatu daerah.
- Biosfer, komunitas bersama-sama dengan faktor-faktor abiotik di tempatnya membentuk ekosistem. Ekosistem-ekosistem ini terdapat di seluruh bumi, baik darat, laut dan udara. Ekosistem-ekosistem ini berhubungan satu sama lain dengan tidak ada batas tegas antara satu ekosistem dengan ekosistem lainnya.