Minggu, 18 November 2012

Jenis-jenis batuan

Batuan-batuan yang ada di bumi terdiri atas tiga jenis, yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan malihan.

1.    Batuan beku
Batuan beku adalah batuan yang terbentuk karena terjadi pembekuan magma yang berasal dari dapur magma. Batuan beku dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu:
a.    Batuan beku dalam (plutonik). Batuan ini adalah batuan yang membeku di dalam lapisan kulit bumi (di dalam tubuh bumi). Contohnya batuan granit.
b.    Batuan intrusif (korok). Batuan ini adalah batuan yang membeku sebelum sampai ke permukaan bumi. Contohnya batolit.
c.    Batuan beku luar (efusif). Batuan ini adalah batuan yang membeku pada saat sampai ke permukaan bumi. Contohnya batuan vulkanis dan basalt.

2.    Batuan sedimen (endapan)
Batuan sedimen adalah batuan yang terbentuk akibat terkikisnya batuan dari tempat lain. Batuan sedimen berdasarkan tenaga yang mengangkut dibedakan menjadi empat, yaitu:
a.    Batuan sedimen akuatis. Batuan sedimen akuatis merupakan batuan sedimen yang terbentuk karena air yang mengalir. Contohnya breksi dan konglomerat.
b.    Batuan sedimen aeolis. Batuan sedimen aeolis merupakan batuan sedimen yang terbentuk karena tenaga angin. Contohnya tanah loss.
c.    Batuan sedimen marin. Batuan sedimen marin merupakan batuan sedimen yang terbentuk karena tenaga air laut. Contohnya delta.
d.    Batuan sedimen glasial. Batuan sedimen glasial merupakan batuan sedimen yang terbentuk oleh tenaga aliran es. Contohnya moreine.

3.    Batuan malihan (metamorf)
Batuan malihan (metamorf) adalah batuan yang terbentuk dari hasil proses metamorfis. Batuan ini berasal dari batuan beku ataupun batuan sedimen. Perubahan tersebut diakibatkan oleh tekanan dan temperatur tinggi dalam waktu yang lama di lapisan bumi. Proses perubahan dari batuan beku dalam ataupun sedimen membutuhkan waktu yang lama. Contohnya marmer, kuarsit, topas, intan, dan lain-lain.

Kunjungi juga: http://matakristal.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar