Jumat, 09 November 2012

Musik zaman barok dan rokoko (1600 – 1750)

Zaman barok dalam musik sebenarnya mengacu kepada periode yang sama pada perkembangan seni rupa, seni sastra, dan seni tari. Periode ini berlangsung antara tahun 1600 – 1750. Kata barok sendiri berasal dari bahasa Prancis “baroque” yang memiliki arti “mutiara yang tidak berbentuk wajar”.

Pada zaman barok ini alat musik piano belum ditemukan. Ciptaan-ciptaan musik ditulis untuk dimainkan pada alat musik harpsichord. Partitur musik yang ditulis pada zaman barok ditandai dengan tidak adanya iringan atau polifoni. Misalnya, pada karya-karya komponis Johann Sebastian Bach untuk harpsichord lazim mempunyai dua melodi atau lebih untuk tangan kanan dan tangan kiri.

Ciri utama karya-karya musik pada zaman barok ini adalah memiliki warna yang seragam, atau memiliki emosi yang sama. Hal ini terlihat pada karya-karya yang ditulis pada awal hingga pertengahan periode ini. Tidak jarang kita sulit membedakan antara karya-karya yang ditulis oleh seorang komponis dengan komponis lainnya.

Periode ini menggambarkan suatu karya seni yang rumit, penuh detail, dan merupakan ekspresi berbagai emosi seperti kemarahan, gairah cinta, ketakutan, kekecewaan, dan kebahagiaan. Sayangnya kreativitas para komponisnya dibelenggu oleh aturan gereja yang ketat (pada periode ini dikenal sistem patronisasi dimana kekuasaan tertinggi ada di tangan gereja).

Selain Johann Sebastian Bach, tercatat sejumlah komponis zaman barok yang lain seperti Claudio Montevardi, Henry Purcell, Jean Philippe Rameau, George Frideric Handel, dan Antonio Vivaldi.

Kunjungi juga: http://matakristal.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar