Jumat, 09 November 2012

Musik zaman pertengahan (476 – 1450) dan zaman renaissance (1450 – 1600)

Musik zaman pertengahan (476 – 1450)
Abad pertengahan yang berlangsung pada tahun 476 – 1450 merupakan awal perkembangan musik secara formal. Periode ini oleh para ahli dianggap sebagai periode resmi awal perkembangan budaya bangsa Eropa.

Dalam perkembangan musik, periode abad pertengahan ini merupakan periode musik monofonik (musik yang hanya terdiri dari melodi tunggal) dengan peralatan musik melodis sederhana. Musik-musik monofonik ini mendominasi periode ini sampai sekitar tahun 1100. Berupa pada akhir abad pertengahan, musik polifonik (lebih dari satu melodi dimainkan serempak) mulai digunakan. Penggunaan musik polifonik pada akhir perkembangan zaman pertengahan ini tidak lepas dari ditemukannya alat-alat musik polifonis seperti harpsichord. Komponis periode pertengahan yang terkenal adalah Ieonine dan Perotin.

Musik zaman renaissance (1450 – 1600)
Musik renaissance adalah musik klasik yang digubah pada zaman renaissance, sekitar tahun 1450 sampai dengan 1600. Penentuan batas awal zaman musik ini sulit dilakukan karena tidak terdapat perubahan besar dalam musik pada abad ke-15, selain juga bahwa musik dalam perkembangannya mendapatkan ciri-ciri “Renaisans” secara bertahap. Zaman ini berlangsung sesudah zaman pertengahan dan sebelum zaman Barok. Karakteristik musiknya lembut, mengalir, dan merupakan refleksi idealisme spirit para kaum intelektual pada zaman itu untuk kembali mempelajari seni pada masa Yunani dan Romawi kuno.

Beberapa komponis dari zaman ini adalah Giovanni Pierluigi da Palesttrina, Orlande de Lassus, dan William Byrd.

Kunjungi juga: http://matakristal.com/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar