Sabtu, 25 Mei 2013

Ciri-ciri kelompok sosial

Suatu kelompok manusia dapat disebut sebagai kelompok sosial ketika telah memenuhi kriteria dan ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri kelompok sosial tersebut, antara lain:
a.    Merupakan kesatuan yang nyata dan dapat dibedakan dari kelompok atau kesatuan manusia yang lain
b.    Memiliki struktur sosial yang terdiri atas peranan dan kedudukan yang berkembang dengan sendirinya dalam mencapai tujuan kelompok
c.    Memiliki norma-norma yang mengatur hubungan di antara para anggotanya
d.    Memiliki faktor pengikat, seperti kesamaan nasib, kesamaan kepentingan, kesamaan ideologi, atau kesamaan tujuan
e.    Adanya interaksi dan komunikasi di antara para anggotanya.

Ada beberapa ciri yang dapat digunakan untuk membedakan satu kelompok sosial dengan kelompok sosial yang lainnya. Ciri-ciri yang menjadi faktor pembeda tersebut, antara lain:
a.    Kesadaran akan jenis yang sama
b.    Adanya hubungan sosial
c.    Orientasi pada tujuan yang sudah ditentukan.

Dalam membicarakan kelompok-kelompok sosial haruslah dihindari paham apriori, yaitu paham yang menganggap bahwa kelompok sosial merupakan lawan daripada individu. Keduanya hanya dapat dimengerti bila dipelajari di dalam hubungan antara yang satu dengan yang lain (sebagai pasangan). Pengertian tersebut sangatlah penting untuk mencegah terjadinya pendapat-pendapat yang menyatakan bahwa bentuk-bentuk kelompok sosial tertentu, misalnya publik dan kerumunan merupakan ancaman terhadap kesejahteraan individu. Selain itu, juga harus dihindari suatu prasangka bahwa kelompok sosial hanya semata-mata ditimbulkan karena naluri manusia untuk selalu hidup dengan sesamanya. Pandangan prasangka tersebut keliru karena pada dasarnya kelompok-kelompok sosial merupakan bentuk kehidupan yang nyata di sekitar kita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar