Senin, 20 Mei 2013

Pengaruh Islam di Indonesia

Masuk dan berkembangnya pengaruh Islam ke wilayah Indonesia juga melalui jalur pelayaran dan perdagangan. lebih jauh lagi, sejarah Indonesia mencatat bahwa para pedagang Arab telah melakukan hubungan perdagangan dengan wilayah Indonesia sejak abad ke-7 M yaitu ketika berkuasanya kerajaan Sriwijaya. Terdapat pula berita yang menyatakan bahwa di pusat pemerintahan kerajaan Sriwijaya telah terdapat perkampungan orang Arab, sebagai tempat tinggal sementara sambil menunggu musim berlayar.

Perkembangan pengaruh Islam terhadap wilayah Indonesia semakin bertambah pesat setelah berdirinya kerajaan Islam pertama di Indonesia, yaitu kerajaan Samudera Pasai. Ketika berdiri kerajaan Samudera Pasai, wilayah Indonesia berada di bawah pemerintahan kerajaan Majapahit, bahkan kerajaan Samudera Pasai juga berada di bawah kekuasaan Majapahit. Tetapi kerajaan Samudera Pasai tetap diberikan kesempatan berkembang. Hal ini merupakan cermin dari Bhineka Tunggal Ika (berbeda-beda tapi tetap satu) yang terdapat dalam kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular.

Pengaruh Islam juga besar peranannya dalam bidang kehidupan masyarakat Indonesia khususnya dalam bidang sosial-budaya. Pengaruh Islam dalam bidang sosial budaya tercermin dengan dihapuskannya tingkatan-tingkatan atau kasta-kasta dalam kehidupan masyarakat. Dengan begitu dinyatakan bahwa setiap manusia memiliki derajat yang sama. Pengaruh Islam juga terlihat dari banyaknya gubahan-gubahan sastra yang berasal dari sastra Hindu dikembangkan pada masa kekuasaan Islam. Dalam seni bangunan terjadi akulturasi antara budaya Hindu dan budaya Islam yang terlihat pada atap masjid yang bertumpang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar