Sabtu, 18 Mei 2013

Zaman logam

Disebut sebagai zaman logam karena alat-alat penunjang kehidupan manusia sebagian besar terbuat dari logam. Pada zaman logam, masyarakat mulai mempergunakan alat-alat atau peralatan yang terbuat dari logam. Namun tidak semua manusia memiliki keahlian membuat peralatan dari logam.

Pembuatan benda-benda dari logam menggunakan teknik-teknik a cire perdue. Caranya, benda yang dikehendaki dibuat dulu dari lilin, lengkap dengan bagian-bagiannya. Lilin tersebut dibungkus dengan tanah dan selanjutnya dipanaskan sehingga lilin menjadi cair. Selanjutnya, logam cair dituangkan ke dalam tanah yang telah terbentuk dan setelah dingin, tanah dipecahkan sehingga terbentuklah peralatan yang dikehendaki.

Zaman logam terbagi menjadi zaman tembaga, zaman perunggu dan zaman besi.

1) Zaman tembaga
Zaman tembaga merupakan zaman awal manusia mengenal peralatan dari logam. Namun, zaman tembaga ini tidak pernah berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Zaman tembaga berkembang di luar wilayah Indonesia seperti di Semenanjung Malaka, Kamboja, Muangthai, dan Vietnam.

2) Zaman perunggu
Pada zaman perunggu manusia sudah mampu membuat alat-alat dari perunggu, yaitu logam campuran antara timah dan tembaga. Pada zaman ini peralatan yang dikenal luas adalah kapak perunggu. Di samping itu, ada peralatan berupa tombak besar bermata lebar seperti kapak. Tombak itu sangat indah dan kemungkinan dipergunakan sebagai benda-benda upacara. Benda zaman perunggu lainnya adalah nekara. Nekara juga dipergunakan sebagai benda-benda upacara, misalnya untuk memohon turun hujan.

3) Zaman besi
Pada zaman besi manusia telah dapat mengolah bijih-bijih besi untuk membuat peralatan-peralatan yang dibutuhkan oleh manusia itu sendiri. tingkat kehidupan manusia pada zaman besi ini sudah jauh lebih baik dari tingkat kehidupan manusia dari zaman sebelumnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar