Jumat, 17 Mei 2013

Zaman Paleolitikum

Zaman Paleolitikum berlangsung sangat lama, yaitu kira-kira 600.000 tahun. Pada zaman ini manusia berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya atau mempertahankan hidupnya dari segala macam bahaya, baik bahaya yang datang dari alam maupun dari kelompok manusia yang lainnya.

Berdasarkan penemuan fosil-fosil manusia purba, jenis manusia purba yang hidup pada zaman Paleolitikum adalah Pithecanthropus erectus, Homo wajakensis, Meganthropus paleojavanicus, dan Homo soloensis. Fosil-fosil ini ditemukan di sepanjang aliran sungai Bengawan Solo.

Kebudayaan zaman Paleolitikum yang ditemukan di wilayah Indonesia dianggap sebagai kebudayaan tertua di Indonesia. Nama kebudayaan ini disesuaikan dengan nama daerah tempat penemuan kebudayaan tersebut, yaitu daerah Pacitan dan Ngandong.

Kebudayaan Pacitan
Pada tahun 1935, von Koenigswald menemukan alat-alat batu dan kapak genggam di daerah Pacitan. Kapak genggam yang ditemukan itu berbentuk kapak, tetapi tidak bertangkai. Para ahli menyebut alat-alat dari Pacitan ini dengan nama chopper (artinya alat penetak). Alat ini berasal dari lapisan Trinil (Pleistosin Tengah).

Selain di Pacitan, alat-alat dari zaman Paleolitikum juga ditemukan di daerah Progo dan Gombong (Jawa Tengah), Sukabumi (Jawa Barat), dan Lahat (Sumatra Selatan).

Kebudayaan Ngandong
Para ahli berhasil menemukan alat-alat dari tulang, kapak genggam, alat penusuk dari tanduk rusa, dan ujung tombak yang bergigi di daerah Ngandong dan Sidoarjo. Alat-alat ini termasuk hasil kebudayaan Ngandong.

Selain itu, dekat Sangiran ditemukan alat-alat yang sangat kecil dari batu-batu indah. Alat-alat kecil ini diberi nama flakes (serpih-bilah). Flakes juga ditemukan di Cabbenge (Sulawesi Selatan). Flakes yang ditemukan di daerah Cabbenge ini terbuat dari batu-batu indah seperti kalsedon.

Kebudayaan dari zaman kebudayaan Ngadong juga didukung oleh penemuan lukisan pada dinding goa seperti lukisan tapak tangan berwarna merah dan babi hutan yang ditemukan di Goa Leang PattaE (Sulawesi Selatan).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar