Rabu, 12 Juni 2013

Pengertian bunyi

Kita dapat mendengar bunyi, misalnya dari lonceng yang dipukul, gong yang dipukul, dawai gitar yang dipetik, dan alat-alat musik yang mengeluarkan bunyi. Semuanya itu dapat disebut sebagai sumber bunyi. Bunyi ditimbulkan oleh benda yang bergetar. Sumber bunyi adalah benda atau alat yang dapat mengeluarkan bunyi. Gerakan bolak-balik itu disebut getaran. Getaran kuat menimbulkan bunyi yang kuat, getaran lemah menimbulkan bunyi lemah. Getaran cepat menimbulkan bunyi tinggi, getaran lambat menimbulkan bunyi rendah.

Bunyi yang kita keluarkan kita sebut suara. Suara kita timbulkan dalam rongga suara. Rongga suara mempunyai pita-pita suara. Kalau pita-pita suara bergetar, timbullah bunyi. Pita suara digetarkan oleh udara, oleh napas kita. tinggi rendah suara diatur oleh otot di sekeliling pita suara. Warna suara setiap orang berbeda-beda. Perbedaan ini ditimbulkan oleh perbedaan bentuk mulut, bentuk tenggorokan, bentuk hidung, bentuk geligi, dan lain-lain. Kedudukan keseimbangan ialah kedudukan pada waktu tidak bergetar.

Gelombang sebenarnya merupakan getaran yang merambat. Gelombang transversal arah simpangnya tegak lurus terhadap arah rambatnya. Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah simpangnya searah rambatnya.

Bunyi memerlukan waktu merambat. Bunyi merambat melalui zat padat, zat cair, dan udara. Tinggi rendah bunyi yang dihasilkan ditentukan oleh cara jenis sumber bergetar. Amplitudo adalah simpangan terbesar suatu getaran terhadap kedudukan diamnya. Kuat lemah bunyi sangat tergantung pada amplitudo getarnya. Banyaknya getaran yang dilakukan dalam waktu satu detik disebut sebagai frekuensi getaran itu. Tinggi rendah bunyi tergantung pada frekuensi bunyi tersebut. Manusia hanya dapat mendengar bunyi yang berfrekuensi antara 20 sampai dengan 20.000 getaran tiap detik.

Baik buruknya suatu benda memantulkan dan menyerap bunyi tergantung pada permukaannya. Bunyi pantul yang terdengar hampir berbarengan dengan aslinya disebut sebagai gaung. Bunyi pantul yang terdengar setelah satu kata bunyi asli selesai diucapkan disebut sebagai gema. Permukaan yang lunak sukar memantulkan bunyi. Permukaan yang keras memantulkan bunyi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar